Jakarta, Harian Umum - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menghancurkan Iran hingga tidak tersisa jika tidak mau menyepakati perdamaian sesuai keinginannya.
“Bagi Iran, Waktu Terus Berjalan, dan mereka sebaiknya segera bergerak, CEPAT, atau tidak akan ada yang tersisa dari mereka," ancamTrump di platform Truth Social miliknya dikutip dari Al Mayadeen, Senin (18/5/2026).
“WAKTU SANGAT PENTING!” imbuh Trump.
Axios melaporkan, Trump dijadwalkan mengadakan pertemuan dengan tim keamanan nasional utamanya di Ruang Situasi pada Selasa (19/5/2026), untuk membahas opsi militer terhadap Iran.
Menurut laporan yang bersumber dari dua pejabat AS tersebut, Trump menginginkan kesepakatan untuk mengakhiri perang, tetapi penolakan Iran terhadap beberapa tuntutan AS dan penolakannya untuk membuat konsesi signifikan pada program nuklirnya telah menempatkan opsi militer kembali ke meja perundingan.
Media yang terkait dengan pemerintah Iran mengatakan pada hari Minggu bahwa AS telah gagal membuat konsesi konkret apa pun dalam tanggapan terbarunya terhadap agenda yang diusulkan Iran untuk negosiasi guna mengakhiri perang.
Mengutip seorang pejabat Israel, Axios juga melaporkan pada hari Minggu bahwa Trump berbicara melalui telepon dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk membahas Iran.
"Trump dan Netanyahu membahas kemungkinan aksi militer baru terhadap Iran selama percakapan tersebut, menurut laporan penyiar publik Israel, Kan," kata Al Mayadeen.
Sebelumnya, pada hari Minggu, Netanyahu mengatakan bahwa ia dijadwalkan untuk berbicara dengan Trump pada hari itu juga.
Ia menambahkan bahwa ia berharap mendengar tentang perjalanan Trump baru-baru ini ke China, sambil mengindikasikan bahwa kedua pemimpin tersebut juga akan membahas Iran. (man)


