DASAR Litbang Kompas menempatkan Pasangan Prabowo-Gibran dengan skor tinggi jika tidak berpijak pada data dan fakta, dapat dikatakan sebagai Opini.
---------------------------
Oleh: Muslim Arbi
Direktur Akal Sehat
Litbang Kompas merilis hasil survei 2 hari lalu dengan hasil: Capres nomor urut 2 Prabowo - Gibran: 39,3%, Capres nomor urut 1 Anies-Imin 16,7%, dan Capres nomor urut 3 Ganjar - Mahfud 15.3%.
Setelah Debat Capres Perdana di KPU pada Selasa (2/12/2023) malam, Litbang Kompas merilis data survei:
1. Anies B. 37,9%
2. Ganjar P. 28,6
3. Prabowo S. 21,8
4. Tidak Tahu: 17,7%
Hasil survei Litbang Kompas sebelum dan sesudah debat nampak sekali hasilnya jauh berbeda.
Pertanyaannya; bagaimana bisa hasil Litbang Kompas kok beda antara sebelum dan sesudah debat?
Dasar Litbang Kompas menempatkan Pasangan Prabowo-Gibran dengan skor tinggi itu apa? Jika tidak berpijak pada data dan fakta, dapat dikatakan itu Opini.
Sedangkan setelah debat Capres hasil Surveinya Anies unggul 37,9%. Itu Fakta.
Jadi, dapat disimpulkan selama ini survei yang dilakukan oleh Kompas, yang diklaim sebagai lembaga Litbang itu, tidak lebih dari lembaga yang memproduksi opini, yaitu opini terhadap Prabowo-Gibran tertinggi; 39,3%.
Ternyata Opini itu tumbang oleh Fakta.
Faktanya: Anies dan Ganjar yang lebih tinggi dari Prabowo.
Opini survei Litbang Kompas itu dapat dianggap opini menyesatkan.
Kejar setoran "Om"?
Sehingga publik menganggap survei itu berbayar alias Sure-Pay atau survei orderan.
Litbang Kompas diduga Lembaga Partisan. Ya, Lembaga yang diduga Kejar Tayang Berbayar
😄😀😂
Sawangan: 13 Desember 2023







