Jakarta, Harian Umum - Menteri Energi Kanada, Tim Hodgson, mengatakan bahwa saat ini dunia menghadapi gangguan pasokan energi terbesar dalam sejarah.
Gangguan itu diakibatkan perang Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran yang membuat Selat Hormuz ditutup Iran.
'Dunia menghadapi gangguan pasokan energi terbesar dalam sejarah, akan tetapi produsen negara kita berada dalam posisi ideal untuk memenuhi kebutuhan pelanggan akan pasokan alternatif," kata Hodgson kepada surat kabar Financials Times dikutip Al Jazeera, Rabu (25/3/2026).
Ia mengakui bahwa Kanada telah lama menyadari betapa pentingnya keamanan energi bagi keamanan Nasional negaranya, dan juga keamanan nasional negara-negara sekutunya.
“Jadi, dalam banyak hal, ini adalah momen Kanada,” tegasnya.
Untuk diketahui, penutupan Selat Hormuz oleh Iran membuat pasokan minyak dan gas cair ke berbagai negara, termasuk di Asia, Eropa dan Amerika tersendat, karena selat itu merupakan jalur distribusi 20% kebutuhan minyak dan gas cair dunia.
Akibatnya, dunia kita mengalami krisis energi, termasuk di Eropa sebagaimana ketika Rusia menginvasi Ukraina pada tahun 2022 yang membuat harga minyak dunia melonjak tajam dan perekonomian sebagian besar negara berisiko lumpuh.
“Dunia sedang putus asa. Mereka membutuhkan pemasok yang andal,” imbuh Hodgson kepada Financial Times.
Dilansir kompas.com, harga minyak mentah dunia kembali melonjak dan menembus level 100 dollar AS per barrel di tengah ketidakpastian arah konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang hingga kini belum mereda.
Minyak mentah Brent naik 4,55 persen menjadi 104,49 dollar AS per barrel, sementara West Texas Intermediate (WTI) menguat 4,79 persen ke level 92,35 dollar AS per barrel.
Ketidakstabilan harga minyak tersebut membuat banyak negara telah melakukan penyesuaian harga jual. Singapura misalnya, pada Senin (23/3/2026) lalu harga BBM untuk RON 95 menyentuh SGD 3,45–3,47 per liter (setara Rp 58.000–58.500 per liter dengan kurs SGD Rp 16.900).
Dalam satu bulan terakhir harga minyak di Singapura telah mengalami kenaikan 20–30%. (man)







