Jakarta, Harian Umum- Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan Sekda DKI Jakarta Saefullah, Jumat (5/1/2018), menjadi saksi pernikahan keponakan Pimpinan Umum Yayasan Perguruan Islam (YPI) As Sa'adah yang juga merupakan sekretaris Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Munir Arsyad.
Keponakan yang berbahagia tersebut bernama Muhammad Ali Akbar, mempersunting gadis bernama Arumsari Prasetyowati binti H Suwarno.
Pesta pernikahan dengan adat Betawi ini juga dihadiri para habaib, tokoh masyarakat, Ketua FKDM Rico Sinaga, Wakil Ketua FKDM Budi Siswanto, dan ratusan anggota FKDM.
Sekda tiba di lokasi terlebih dulu dan mengikuti shalat Jumat di Masjid Jami As Sa'adah yang menjadi lokasi ijab kabul sekaligus resepsi. Anies tiba sekitar pukul 14:00 WIB dan langsung didapuk menjadi pendamping mempelai pria untuk memasuki masjid, di mana di situ disambut oleh pihak mempelai wanita dengan menggunakan acara adat Palang Pintu.
Tradisi penyambutan yang diisi pantun dan "duel" antara jawara yang disiapkan kedua mempelai itu sempat membuat Anies tertawa-tawa karena lucu. Apalagi karena meski senjata yang digunakan untuk duel, yang merupakan golok dan batangan besi sungguhan, dan duel itu juga terlihat sungguhan, namun disisipkan guyonan yang membuat penonton ikut tertawa.
Akad nikah berjalan lancar karena mempelai pria dapat mengucapkan izab kabul hanya dalam sekali ucap. Mas kawin yang diberikan berupa emas seberat 51 gram.
Usai menjadi saksi, Anies mengucapkan terima kasih karena diundang untuk menjadi saksi karena katanya, antara dirinya dan Munir merupakan sahabat baik, dan ia mengapresiasi apa yang dilakukan YPIA As Sa'adah yang mendidik anak-anak menjadi anak-anak yang Islami, beriman dan bertakwa, serta memiliki amal ibadah yang hebat.
"Semoga apa yang terjadi hari ini dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah di antara kita, dan (di bawah kepemimpinan saya) warga Jakarta menjadi warga yanh lebih baik, dan kota ini menjadi kota yang sehat," katanya.
Menurut informasi, YPI As Sa'adah dibangun pada 14 Oktober 1996 oleh almarhum KH Arsyad Mualim. Yayasan ini memiliki sekolah hingga jenjang SMK. (rhm)






