Jakarta, Harian Umum - Sebanyak 4.000 aparatur sipil negara (ASN) akan menjalani pelatihan menjadi Komponen Cadangan (Komcad) selama 1,5 bulan.
Latihan dimulai April 2026.
'Jadi, gelombang pertama 2.000 orang, kemudian dilaksanakan satu bulan setengah. Dilanjutkan gelombang kedua 2.000 orang untuk satu bulan setengah berikutnya," kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemenhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait di Menteng, Jakarta, Rabu (25/2/2026).
Ia menjelaskan, sesuai UU Nomor 23 Tahun 2019 tentang PSDN, pelatihan itu bersifat sukarela alias tidak ada paksaan.
"Garis bawahi; syarat-syaratnya adalah sukarela, sehingga tidak ada unsur paksaan, kewajiban, dan sebagainya, tidak ada," tegas Rico.
Besaran kuota ASN yang mengikuti Komcad disesuaikan dengan jumlah sumber daya manusia di tiap kementerian. Jika sebuah kementerian memiliki 1.000 pegawai, maka kuota yang diberikan bisa sekitar 50 orang, sementara Kementerian yang memiliki 500 pegawai kemungkinan hanya mendapat kuota sekitar 10 orang.
Selain itu, akan dilakukan proses seleksi dalam proses pendaftaran untuk memastikan peserta dalam kondisi sehat dan tidak memiliki keterbatasan fisik yang menghambat.
"Kalau secara gender, apakah laki-laki dan perempuan, itu diserahkan kepada instansi ataupun kementeriannya masing-masing. Yang dikirimkan sesuai dengan pendaftaran yang dilakukan di internal, ya itu yang nantinya akan diproses secara administrasi," jelas Rico.
Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Rini Widyantini menegaskan bahwa tidak semua ASN mengikuti pelatihan menjadi Komcad.
Ia menjelaskan, menjadi Komcad merupakan bagian dari keikutsertaan pemerintah sebagai bentuk untuk membela negara.
"Jadi, Komcad itu adalah bagian dari keikutsertaan pemerintah untuk kaitannya dengan bela negara, tapi tidak semua pegawai ASN itu bisa menjadi Komcad," ujar Rini di Kantor KemenpanRB, Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2026).
Rini menyebut, ada sejumlah persyaratan yang mesti dipenuhi oleh pegawai ASN untuk bisa menjadi Komcad. Hanya pegawai ASN yang memenuhi syarat yang dapat lolos untuk mengikuti pendidikan Komcad.
"Jadi, tidak semuanya, ada persyaratannya. Jadi bagi para ASN yang memang memenuhi syarat untuk Komcad itu memang diminta untuk ikut pelatihan," jelas Rini. (man)







