Jakarta, Harian Umum - Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay mengatakan, Ridwan Kamil yang akan diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus di Pilkada Jakarta 2024 tidak akan melawan kotak kosong.
Pasalnya, ada calon independen yang akan dihadapi RK.
"Saya mendengar tidak kotak kosong. Ada calon independen juga yang siap bertanding. Tetap ada alternatif pilihan di masyarakat," ujar Saleh seperti dilansir Kompas.com, Rabu (7/8/2024).
Ia juga mengatakan, KIM Plus masih mengajak PDIP untuk bergabung.
Seperti diketahui, Anies Baswedan berpeluang gagal mengikuti Pilkada Jakarta 2024 karena PKB dan Nasdem yang semula telah mengatakan akan mengusungnya, menarik diri dan kemungkinan bergabung ke KIM Plus, sehingga praktis hanya PKS yang masih konsisten untuk mengusung Anies.
Namun, perolehan kursi PKS di DPRD DKI Jakarta pada Pileg 2024 lalu hanya 18 kursi, sehingga harus berkoalisi dengan.partai lain, karena syarat mengusung calon sendiri di Pilkada Jakarta 2024 adalah memiliki minimal 22 kursi di DPRD DKI Jakarta.
Di sisi lain, PDIP masih belum memastikan akan mengusung siapa, tetapi dengan memperoleh 15 kursi di DPRD DKI Jakarta pada Pileg 2024 lalu, PDIP juga harus berkoalisi.
Terkait calon Independen, ada satu pasangan yang telah lolos verifikasi administrasi oleh KPU DKI Jakarta, yakni pasangan Dharma Pongrekun dan Kun Wardana Abyoto, tetapi masih harus menunggu hasil verifikasi faktual KPU DKI untuk memastikan apakah Dharma-Kun dapat mengikuti Pilkada Jakarta atau tidak.
Namun, jika mengkaji pernyataan Saleh, bisa jadi Dharma-Kun akan lolos verifikasi faktual, sementara Anies gagal mengikuti Pilkada Jakarta karena PK$ tidak mendapatkan partai lain untuk berkoalisi.
KIM Plus antara lain terdiri dari Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat, PSI, Partai Garuda, PBB dan kemungkinan juga PKB dan Nasdem.
Apakah pernyataan Saleh akan menjadi kenyataan? (rhm)







