Way Kanan, Harian Umum - Semoga dengan peresmian Kecamatan baru ini, bukan saja dapat mendukung percepatan terwujudnya visi Pemerintah Kabupaten Way Kanan, tetapi juga berkontribusi bagi keberhasilan pembangunan di Provinsi Lampung dan nawacita pembangunan nasional.
Demikian dikatakan oleh Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya, saat peresmian Kecamatan Umpu Semenguk, bertempat di Eks Rumah Sakit ZAPA, Kamis ( 2/7).
Hadir dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Anggota Forkopimda serta instansi vertikal se-Kabupaten Way Kanan, Sekda, Para Staf Ahli Bupati, Para Asisten, Kepala Badan, Dinas dan Bagian, Camat Blambangan Umpu, Para Kepala kampung, Tokoh adat, tokoh masyarakat.
Untuk itu, lanjut Adipati atas nama Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Way Kanan dirinya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung dan Kementerian Dalam Negeri, yang telah memberikan persetujuan administrasi secara lengkap, melalui Surat Mendagri Nomor 138/155/BAK dengan Nomor Registrasi 18.08.15 Tanggal 31 Maret 2020.
"Semoga dengan pemekaran ini, kiranya akan mampu memutus jauhnya masyarakat dalam mengurus kepentingannya, serta mudah pemerataan pembangunan," kata Adipati.
Kabupaten Way Kanan tambah Adipati, terbentuk 21 tahun silam tepatnya tanggal 27 April 1999, hasil pemekaran dari Kabupaten Lampung Utara. Saat ini dihuni oleh 410.532 jiwa yang tersebar di 14 kecamatan terdiri dari 221 kampung serta 6 kelurahan, dengan Luas wilayah 3.921,63 Km² atau 11,11%, dari luas wilayah Provinsi Lampung.
"Dengan peresmian Kecamatan Umpu Semenguk pada hari ini berarti Kabupaten Way Kanan telah memiliki 15 Kecamatan, dijadikan moment untuk meningkatan kontribusi terbaik dalam mendukung setiap kebijakan pemerintah. Bukan saja Pemerintah Kabupaten Way Kanan, tetapi juga Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Pusat,"ujarnya.
Dalam kesempatan itu Adipati juga mengharapkan kiranya walau dalam keterbatasan sarana dan prasarana maupun personil aparatur di tahap awal ini, tidak boleh dijadikan alasan untuk tidak memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan harus tetap bersemangat dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab dengan segala keterbatasan yang dimiliki. ( Narto ).







