Jakarta, Harian Umum - Makam Kh Hasyim Muzadi terus di kunjungi para pejiarah dari berbagai kota di Indonesia. Mereka adalah bekas para murid-muridnya atau orang yang sekedar pengagum ceramah mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama itu.
Salah seorang peziarah, Ia pernah berjanji untuk datang dan ingin bertemu Hasyim di Ponpes Al Hikam Depok. Namun, karena kesibukannya, Fauzan belum bisa datang.
"Sekarang saya mau tepati janji, meski sudah tidak bisa bertemu langsung dengan sosok yang saya harap guru," ujarnya.
Begituh juga dengan Fauzan Khabibie, 33 tahun, izin dari kantornya di Cilengsi, Bogor, untuk datang ke makam Hasyim.
"Kemarin saya dengar kabar pagi hari, waktu kerja. Jadi tidak bisa hadir," ucapnya.
Fauzan menganggap Hasyim adalah gurunya meski ia bukan santri di Ponpes Al Hikam. Ia mendapatkan banyak pelajaran dari tulisan dan ceramah Hasyim.
Hasyim meninggal dunia pada Kamis pagi, 16 Maret 2017 di Malang. Sebelumnya, dalam sebulan terakhir, kondisi kesehatannya menurun sehingga harus menjalani perawatan di Cardiovaskuler Care Unit Rumah Sakit Lavalette, Kota Malang.
Menantu pendiri Pondok Pesantren Al Hikam Hasyim Muzadi, Arif Zamhari mengatakan keluarga bakal mengadakan zikir dan tahlil selama 40 hari untuk mendoakan mertuannya itu.
"Setiap hari 24 jam non stop," kata Arif, Jumat, 17 Maret 2017.
Di area pemakaman juga telah dipasang tenda untuk para penziarah yang datang ke tempat makam tersebut.
"Kami memang sediakan tempat bagi yang ingin datang untuk melakukan zikir tahlil."







