Jakarta, Harian Umum - Kementerian Perhubungan menargetkan kereta bandara rute Soekarno-Hatta ke Jakarta dapat selesai sepenuhnya pada September 2017. Meski begitu, mereka telah mulai mempertimbangkan ongkos perjalanan nanti. Nantinya stasiun itu akan terhubung dengan beberapa stasiun lain, seperti Stasiun Sudirman Baru, Stasiun Duri Kepa, Stasiun Manggarai, dan Stasiun Batu Ceper. dan akan berakhir di di stasiun bandara
"Batas atas (tarif perjalanan) kira-kira Rp 100 ribu," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, saat meninjau pembangunan stasiun untuk kereta bandara, Ahad, 12 Maret 2017.
Dengan adanya kereta ini, diharapkan waktu tempuh perjalanan Jakarta ke Bandara Soekarno-Hatta dapat dipersingkat. Jarak tempuh 54 menit dari (stasiun) Manggarai. Kalau dari (stasiun) Dukuh Atas 45 menit.
Budi mengatakan pembangunan ini harus melibatkan pihak swasta. Sebab, dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tak akan mencukupi untuk membiayai pembangunan ini. Kereta bandara ini akan dioperasikan oleh PT Railink, perusahaan swasta yang merupakan anak usaha dari PT Angkasa Pura II (Persero) dan PT Kereta Api Indonesia.
"Proyek ini investasinya juga banyak," katanya.
Stasiun kereta bandara Soekarno-Hatta akan dilengkapi sejumlah fasilitas penunjang, seperti ticketing counter, public hall, tapping gate-in, waiting lounge, commercial area, toilet, musala, station headroom, dan konektivitas ke integrated building serta stasiun Skytrain.







